Longsor 2%, IHSG Sentuh Titik Terendah Sejak Agustus 2024

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Kamis (19/12/2024) longsor lebih dari 2% dan semakin menjauhi level 7000.

CNBC Indonesia memantau hingga pukul 09.25 WIB, IHSG sudah turun 2,06% ke posisi 6.961,59. Posisi ini merupakan yang terlemah sejak Agustus lalu.

IHSG ambles setelah bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) kembali memangkas suku bunga acuannya.

Pada Kamis dini hari waktu Indonesia, The Fed memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin (bps) ke 4,35-4,50%, sesuai ekspektasi pasar. Akan tetapi di balik pemangkasan, bank sentral AS tersebut mengisyaratkan akan lebih hati-hati.

The Fed menunjukkan bahwa mereka mungkin hanya akan menurunkan dua kali lagi pada 2025. Ekspektasi tersebut tercermin dari dot plot terbaru November ini. Dot plot merupakan matriks ekspektasi dan pandangan suku bunga masa depan dari masing-masing anggota Federal Open Market Committee (FOMC).

Bahkan merujuk dot plot terbaru, dua pemotongan yang diekspektasikan pada 2025 ini hanya setengah dari target komite ketika plot tersebut terakhir diperbarui pada September dengan ekspektasi pemangkasan sebesar 100 bps pada 2025.

“Dengan langkah hari ini, kami telah menurunkan suku bunga sebesar satu poin persentase dari puncaknya, dan stance kebijakan kami kini jauh lebih longgar. Oleh karena itu, kami bisa lebih berhati-hati saat mempertimbangkan penyesuaian lebih lanjut terhadap suku bunga kebijakan kami.” ujar Chairman The Fed Jerome Powell di konferensi pers usai rapat.

IHSG juga ambles setelah Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuannya kemarin. Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 6% per November 2024. Keputusan ini di luar ekspektasi yang memproyeksikan BI Rate akan turun.

Ditahannya kembali suku bunga acuan BI terjadi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Posisi rupiah masih merana terhadap dolar AS menyentuh ke atas level Rp16.200/US$, yang menunjukkan tekanan jual asing masih deras. Hal ini disebabkan efek kehati-hatian the Fed telah membuat terkanan indeks dolar AS terbang ke level 108, imbas dari yield US Treasury yang merangkak ke posisi 4,50%, menyaingi suku bunga acuan the Fed saat ini.

“Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Desember 2024 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Rabu (18/12/2024).

Sementara itu, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%.

DesCargaTon.com

Tak Disangka! Bukan Kategori Mewah, Tapi Barang Ini Kena PPN 12%

Ilustrasi Spotify. (Photo Illustration by Mateusz Slodkowski/SOPA Images/LightRocket via Getty Images)

Klasifikasi barang kena pajak pertambahan nilai (PPN) yang mulai Januari 2025 terkena tarif 12% ternyata tak jadi hanya khusus barang mewah. Ini karena sistem perpajakan di Indonesia, termasuk PPN menganut single tarif terhadap barang dan jasa kena pajak.

“Kita enggak menganut multitarif, Indonesia undang-undangnya, tarif PPN nya, tidak multitarif,” kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu, Jakarta, Kamis (19/12/2024).

Saat mengumumkan komitmen kenaikan tarif PPN dari 11% menjadi 12% sesuai amanat Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), pemerintah pun masih menetapkan barang-barang yang sama, yang dikecualikan dari pengenaan PPN, yakni bahan pangan untuk sembako, jasa pendidikan dan kesehatan, hingga transportasi.

Bedanya, untuk barang yang dikecualikan akan semakin sedikit karena untuk bahan pangan premium, hingga jasa pendidikan dan kesehatan premium atau mewah akan dikeluarkan dalam daftar itu.

Selain itu, hanya tiga komoditas seperti minyak goreng curah bermerek Minyakita, tepung terigu, dan gula industri yang akan diberikan tarif PPN ditanggung pemerintah (DTP) sebesar 1%, sehingga tarifnya masih akan tetap 11% sepanjang 2025.

Sekertaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menegaskan, memang kebijakan PPN yang dianut pemerintah berlaku umum, artinya setiap barang dan jasa yang menjadi objek pajak akan terkena PPN 12% seperti baju, Spotify, Netflix, hingga kosmetik. Kecuali, barang itu dikecualikan oleh pemerintah.

“Pengelompokannya sudah kita jelaskan mana yang kena 1% tambahan, mana yang dibebaskan, mana yang DTP, sudah ktia jelaskan. Di luar itu secara regulasi terkena PPN 12%, jadi kena tambahan 1% (dari 11%),” tegas Susiwijono.

Adapun untuk narasi PPN 12% yang akan dikenakan terhadap barang-barang mewah, sebagaimana yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Susiwijono tekankan dikenakan terhadap barang dan jasa, termasuk jasa pendidikan dan kesehatan yang selama ini premium, namun masuk tergolong yang dikecualikan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2022.

“Arahan Pak Presiden kan barang mewah itu yang didetailkan di PMK (Peraturan Menteri Keuangan) nya baik barang dan jasanya, mewahnya seperti apa, itu yang di level teknis kita bahas sama-sama, tapi untuk barang apapun mulai netflix, spotify dan lain-lain itu pengenana dari 11 ke 12 seluruh barang dan jasa akan kena dulu, baru dari itu ada yang dikecualikan,” paparnya.

https://abhishekarora.com/

Tak Cuma AS, Libur Akhir Tahun Juga Bikin Dolar Tembus Rp 16.200

Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di tempat penukaran uang PT Ayu Masagung, Jakarta, Senin (18/11/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Rupiah melanjutkan pelemahannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini, Rabu (18/12/2024) setelah Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuannya di level 6% kemarin.

Mengutip data dari Refinitiv, rupiah dibuka melemah 0,28% di angka Rp16.130/US$ pada hari ini, Kamis (19/12/2024). Selang empat menit sejak perdagangan dibuka, rupiah menyentuh level Rp16.200/US$.

Pada pukul 09:35 WIB, rupiah kembali melemah ke level Rp 16.245/US$. Pelemahani ini sejalan dengan kenaikan indeks dolar AS, DXY yang naik tipis 0,01% ke level 108,04 dari posisi kemarin, 108,03. Dari pasar saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau ambruk pada awal perdagangan sesi I Kamis (19/12/2024), setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk kembali memangkas suku bunga acuannya.

Per pukul 09:10 WIB, IHSG ambruk 1,46% ke posisi 7.003,93. IHSG berada dititik rawan karena hampir mendekati level psikologis 6.900.

Global Markets Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto, mengungkapkan selain faktor global, faktor musiman dari pasar keuangan juga berpengaruh. Pada akhir tahun, menurutnya, banyak investor yang menarik keuntungan tahunannya. Selain itu, pembayaran impor dan pembayaran rutin, seperti utang juga ikut berpengaruh.

“Ini dipengaruhi oleh periode jelang libur panjang karena kemungkinan para pelaku pasar banyak yang merealisasikan keuntungan terutama realisasi investasi sejak awal tahun, mereka ingin settle di periode sekarang dan untuk impor dan pembayaran rutin kelihatannya baru akan direalisasikan pada periode saat ini,” paparnya kepada CNBC Indonesia, Kamis (19/12/2024).

Head of Treasury & Financial Institution Bank Mega, Ralph Birger Poetiray menilai pelemahan rupiah lebih dipicu oleh DXY yang memang naik 1% lebih ke level 108.05. Padahal, kemarin, DXY masih di bawah 107.00 sebelum keputusan BI dan FED.

“Karena IDR tutup di level 16,090 kenaikan 1% ke level 16,250 adalah resistance yang sama dengan kenaikan indeks us dollar/ Hal ini juga wajar karena Fed yang tidak hawkish untuk pemotongan suku bunga tahun depan,” ujarnya.

The Fed, katanya, diperkirakan akan memangkas suku bunga sebanyak 2 kali tahun depan. Proyeksi ini turun dari sebelumnya sebanyak 4 kali.

https://iatalvoyage.com/

Lengkap! Begini Keputusan BI Tahan Suku Bunga Tetap 6%

Dewan Gubernur Bank Indonesia dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Desember 2024. (CNBC Indonesia/Arrijal Rachman)

Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 6% per November 2024. Keputusan ini di luar ekspektasi 15 lembaga atau institusi yang memproyeksikan BI Rate akan turun.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan, keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi dalam sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Selain itu, ia menekankan, fokus kebijakan moneter diarahkan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak makin tingginya ketidakpastian perekonomian global akibat arah kebijakan Amerika Serikat (AS) dan eskalasi ketegangan geopolitik di berbagai wilayah.

“Fokus kami tentu saja bagaimana melakukan stabilitas nilai tukar rupiah, sementara ini BI rate nya kami pertahankan dulu,” kata Perry saat konferensi pers hasil rapat dewan gubernur BI di kantor pusat BI, Jakarta, Rabu (18/12/2024).

Perry berpendapat, ketidakpastian pasar keuangan global semakin meningkat disertai dengan risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia. Rencana kebijakan perdagangan di Amerika Serikat (AS) melalui kenaikan tarif impor, komoditas, dan cakupan negara yang lebih luas telah menyebabkan risiko peningkatan fragmentasi perdagangan dunia.

Perkembangan ini yang disertai dengan eskalasi ketegangan geopolitik di banyak negara mengakibatkan pertumbuhan ekonomi dunia 2025 diprakirakan melambat menjadi 3,1% dari sebesar 3,2% pada 2024.

Di sisi lain, inflasi dunia meningkat dibandingkan prakiraan sebelumnya dipengaruhi oleh gangguan rantai suplai. Diperburuk dengan potensi penurunan suku bungan bank sentral AS, yakni Fed Funds Rate (FFR) berpotensi lebih lambat akibat inflasi yang lebih tinggi tersebut.

Sementara itu, kebijakan fiskal AS yang lebih ekspansif mendorong yield US Treasury tetap tinggi, baik pada tenor jangka pendek maupun jangka panjang. Akibatnya, penguatan mata uang dolar AS secara luas terus berlanjut disertai berbaliknya preferensi investor global dengan memindahkan alokasi portofolionya kembali ke AS.

Hal ini meningkatkan tekanan pelemahan berbagai mata uang dunia dan menahan aliran masuk modal asing ke negara berkembang. Nilai tukar rupiah pun ia katakan sampai ikut terdepresiasi dalam hingga saat ini.

Nilai tukar Rupiah pada Desember 2024 (hingga 17 Desember 2024) melemah sebesar 1,37% (ptp) dari bulan sebelumnya. Pelemahan nilai tukar Rupiah tersebut dipengaruhi oleh makin tingginya ketidakpastian global terutama terkait dengan arah kebijakan AS, ruang penurunan FFR yang lebih rendah, penguatan mata uang dolar AS secara luas, dan risiko geopolitik yang mengakibatkan berlanjutnya preferensi investor global untuk memindahkan alokasi portofolionya kembali ke AS.

“Perkembangan ekonomi global yang diikuti dengan tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global tersebut memerlukan respons kebijakan yang kuat untuk memitigasi dampak negatifnya terhadap perekonomian di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia,” ucap Perry.

Sementara itu, dari sisi domestik, ia pastikan kondisi ekonomi masih akan positif, dengan pertumbuhan ekonomi yang didukung oleh permintaan dalam negeri. Investasi diprakirakan tumbuh positif pada triwulan IV 2024 ditopang oleh penyelesaian berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan investasi swasta didukung insentif dari Pemerintah.

Konsumsi rumah tangga diprakirakan tetap tumbuh didorong oleh keyakinan konsumen yang terjaga serta dampak positif pelaksanaan Pilkada di berbagai daerah. Konsumsi Pemerintah lebih tinggi seiring dengan kenaikan aktivitas belanja Pemerintah pada akhir tahun.

Ekspor nonmigas diprakirakan melambat dipengaruhi ekonomi global yang belum kuat. Secara sektoral, pertumbuhan juga ditopang terutama oleh Sektor Industri Pengolahan, Konstruksi, serta Perdagangan Besar dan Eceran.

Secara keseluruhan tahun, pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan berada dalam kisaran 4,7-5,5% dan meningkat menjadi 4,8-5,6% pada 2025.

Oleh karena itu, Bank Indonesia memperkuat bauran kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dan bersinergi erat dengan kebijakan stimulus fiskal Pemerintah. Upaya tersebut didukung dengan optimalisasi stimulus kebijakan makroprudensial dan akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran yang ditempuh Bank Indonesia.

“Dari sisi penawaran, kebijakan reformasi struktural Pemerintah perlu terus diperkuat untuk mendorong sektor ekonomi yang dapat menyerap tenaga kerja,” ucapnya.

Meski kondisi ekonomi global tidak menentu, kondisi stabilitas sitem keuangan di dalam negeri ia pastikan masih kondusif, seiring dengan baiknya potensi pertumbuhan ekonomi. Bahkan, neraca pembayaran Indonesia atau NPI ia pastikan masih tetap sehat untuk mendukung terjaganya stabiltias eksternal.

NPI 2024 diprakirakan tetap berdaya tahan seiring dengan berlanjutnya surplus neraca transaksi modal dan finansial didukung oleh aliran masuk modal asing dan terjaganya defisit transaksi berjalan dalam kisaran rendah sebesar 0,1% sampai dengan 0,9% dari PDB.

“Prospek NPI yang tetap sehat diprakirakan berlanjut pada 2025 didukung oleh aliran masuk modal asing dan defisit transaksi berjalan yang terjaga dalam kisaran defisit 0,5% sampai dengan 1,3% dari PDB,” ucap Perry.

Inflasi pun ia pastikan tetap terjaga karena per November 2024 masih sebesar 1,55%. Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti yang terkendali pada level 2,26% (yoy) sejalan dengan konsistensi kebijakan suku bunga Bank Indonesia untuk mengarahkan ekspektasi inflasi. Sementara itu, kelompok volatile food (VF) mencatat deflasi 0,32% (yoy) didukung oleh peningkatan pasokan pangan seiring berlanjutnya musim panen, eratnya sinergi pengendalian inflasi TPIP/TPID melalui GNPIP, dan pengaruh base effect harga pangan.

“Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK tetap terkendali dalam sasarannya. Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan domestik, imported inflation yang terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi,” ucap Perry.

Dengan berbagai catatan ini, Perry mengatakan, ke depan, Bank Indonesia terus mencermati pergerakan nilai tukar Rupiah dan prospek inflasi serta dinamika kondisi ekonomi yang berkembang, dalam memanfaatkan ruang penurunan suku bunga kebijakan lanjutan.

Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran terus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan makroprudensial longgar terus ditempuh untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada sektor-sektor prioritas pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja, termasuk UMKM dan ekonomi hijau, melalui penguatan strategi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) mulai Januari 2025, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.

Kebijakan sistem pembayaran juga diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan, khususnya sektor perdagangan dan UMKM, dengan memperkuat keandalan infrastruktur dan struktur industri sistem pembayaran, serta memperluas akseptasi digitalisasi sistem pembayaran.

Prabowo Panggil AHY Cs, Bahas Persiapan Nataru 2024-2025

Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Koordinasi terkait Natal dan Tahun Baru 2024/2025, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (16/12/2024).

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat koordinasi terkait Natal dan Tahun Baru 2024/2025, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (16/12/2024). Dalam rapat itu, Prabowo ingin memastikan libur besar akhir tahun itu berjalan lancar.

“Pada sore hari ini sengaja saya kumpulkan para menteri dan pejabat terkait untuk mengecek dan memastikan kesiapan menghadapi hari natal tahun 2024 dan tahun baru 2025 agar seluruh lapisan masyarakat dapat menjalankan hari-hari tersebut dengan penuh kebaikan, penuh sukacita dan yang tepenting dengan penuh rasa aman dan nyaman,” kata Prabowo, saat membuka rapat, Senin (16/12/2024).

Dalam rapat itu dihadiri, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koordinator Bidang Politik Keamanan Budi Gunawan, Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Agama Nasarudin Umar, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.

Juga Menteri Pariwisata Widiyantu Putri Wardhani, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Aloysius Mantiri dan lainnya.

Prabowo mengatakan persiapan perayaan Nataru ini sudah dibahas beberapa kali dalam rapat. Namun, dia ingin mendapatkan laporan terkini dari pihak kemanan hingga sektor transportasi.

“Kemudian laporan tentang pasokan bahan bakar, ketersediaan bahan pangan, dan bahan pokok lainnya juga sektor tenaga kerja dan sektor pariwisata,” kata Prabowo.

bina4d

Kado Akhir Tahun, The Fed Bakal Pangkas Suku Bunga pada 18 Desember

Gedung The Fed di Washington, Amerika Serikat. (REUTERS)

Federal Reserve (Fed) diperkirakan akan menurunkan suku bunga seperempat poin lagi, tepatnya pada 18 Desember 2024. Keputusan ini akan menandai pemotongan suku bunga tiga kali berturut-turut.

Adapun, semua kebijakan tersebut memangkas satu poin persentase penuh dari suku bunga dana federal sejak September lalu.

Sejauh ini, bank sentral AS tampaknya telah bergerak perlahan karena mereka mengkalibrasi ulang kebijakan setelah dengan cepat menaikkan suku bunga ketika inflasi mencapai titik tertinggi dalam 40 tahun.

“Ini bisa menjadi pemotongan terakhir untuk sementara waktu,” kata Jacob Channel, Analis Ekonomi Senior di LendingTree, dikutip dari CNBC Internsional, Sabtu (14/12/2024).

Menurutnya, The Fed mungkin memilih untuk mengambil pendekatan wait and see karena ada beberapa ketidakpastian seputar kebijakan fiskal Presiden terpilih Donald Trump ketika ia memulai masa jabatan keduanya.

Sementara itu, suku bunga yang tinggi telah mempengaruhi semua jenis biaya pinjaman konsumen, mulai dari pinjaman mobil hingga kartu kredit. Suku bunga dana federal, yang ditetapkan oleh bank sentral AS, adalah suku bunga yang digunakan bank untuk meminjam dan meminjamkan kredit antar bank, satu sama lain dalam semalam.

Meskipun itu bukan suku bunga yang dibayarkan konsumen, langkah-langkah Fed masih mempengaruhi suku bunga pinjaman dan tabungan yang dilihat konsumen setiap hari.

Pemotongan pada bulan Desember dapat menurunkan suku bunga pinjaman Fed semalam sebesar seperempat poin persentase, atau 25 basis poin, ke kisaran antara 4,25% dan 4,50% dari kisaran saat ini antara 4,50% dan 4,75%.

” Itu akan memberikan sedikit ruang untuk meredakan tekanan finansial,” kata Brett House, profesor ekonomi di Columbia Business School.

Tetapi kebijakan ini tidak akan memberikan tekanan secara menyeluruh. “Beberapa suku bunga terpenting yang dihadapi orang tidak mengacu pada suku bunga Fed,” katanya.

Trump & Powell

Trump dalam kampanyenya selalu berjanji akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi AS serta melindungi produk dalam negeri melalui proteksionisme.

Sejumlah ekonom melihat janji percepatan aktivitas ekonomi di bawah Trump bisa membuat inflasi kembali naik sehingga pemangkasan suku bunga The Fed lebih sedikit.

Dalam konferensi pers usai rapat FOMC bulan lalu, Powell mengingatkan jika The Fed tetap independen dan pemerintahan baru tidak akan langsung mempengaruhi kebijakan moneter. Seperti diketahui, Trump baru akan dilantik pada Januari 2025 sehingga kebijakannya juga baru akan berlaku pada tahun depan.

“Dalam jangka pendek, pemilihan tidak akan mempengaruhi keputusan kebijakan kami,” kata Powell.

Powell juga mengatakan bahwa ia tidak akan mengundurkan diri meskipun Trump memintanya mundur. Sebagai catatan, Powell ditunjuk pada 2017 atau periode pertama pemerintahan Trump. Jabatannya baru akan berakhir pada 2026.

Powell mengingatkan secara hukum presiden juga tidak memiliki kekuasaan untuk memecatnya.

“Tidak (tidak akan mundur). (Pemecatan) tidak diizinkan di bawah hukum yang berlaku,” ujar Powell.

Donald Trump semasa menjabat presiden sering mengkritik Fed dan Jerome Powell. Pada 2019, misalnya, ia mengecam bank sentral beberapa kali, bahkan pernah mengatakan bahwa Fed merupakan hambatan yang lebih besar bagi kemakmuran Amerika dibandingkan China.

6 Mobil Tabrakan di Tol Dalam Kota, Jasa Marga Jelaskan Kronologinya

Terjadi kecelakaan yang melibatkan beberapa kendaraan di KM 00+500 Ruas Tol Dalam Kota Jakarta arah Cawang pada pukul 08.30 WIB hari ini. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Terjadi kecelakaan yang melibatkan beberapa kendaraan di KM 00+500 Ruas Tol Dalam Kota Jakarta arah Cawang pada pukul 08.30 WIB hari ini. TMC Polda Metro Jaya mengungkapkan kejadian ini membuat kepadatan di lokasi menuju kejadian.

Pantauan CNBC Indonesia pada tadi siang, kemacetan mengular cukup jauh, bahkan sampai Jalan tol Jakarta-Cikampek depan Stasiun Kereta Cepat Halim. Jasa Marga pun menghimbau agar mobil yang terlibat dalam jalan contra flow lebih berhari-hati.

“Jadi bukan Cuma yang masuk contra flow tapi yang mengarah berlawanan contra flow juga harus waspada, sepertinya kurang antisipasi jaga jarak aman,” kata Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Widiyatmiko Nursejati dalam konferensi pers, Jumat (13/12/2024).

Adapun berdasarkan keterangan petugas di lapangan, kejadian bermula dari kendaraan Mobil bak terbuka L300 yang melaju menuju arah Cawang dan mendahului kendaraan Mobilio.

“Namun dikarenakan pengendara Mobilio kurang antisipasi sehingga menyebabkan tabrakan beruntun dan melibatkan satu kendaraan yang sedang melaju di lajur Contraflow. Terpantau sebanyak enam kendaraan terlibat dalam kecelakaan ini,” ujarnya.

Terdapat tiga orang pengemudi kendaraan yang mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke RSU UKI untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Jasa Marga berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pendataan korban dan tindak lanjut penanganan kecelakaan,” katanya.

Diskon 12.12! IHSG Ditutup Koreksi Nyaris 1%

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup nyaris 1% akibat saham-saham perbankan big caps kompak terkoreksi.

Sampai penutupan perdagangan Kamis hari ini (12/12/2024), IHSG terkoreksi 0,94% ke posisi 7.394,23. Depresiasi pada hari ini menutup tren penguatan IHSG selama tiga hari berturut-turut.

Adapun, nilai transaksi hari ini mencapai Rp12,12 triliun dengan melibatkan frekuensi sebanyak 1,22 juta dari 20,98 miliar lembar saham, dengan 210 saham menguat, 347 saham turun, sementara sisanya 234 tidak ada pergerakan.

Secara sektoral, financial dan healthcare menjadi beban IHSG paling dalam dengan koreksi masing-masing 2,19% dan 1,62%.

Lainnya, sektor consumer non cyclicals, industrial, real estate, dan technology terkoreksi di kisaran 0,6% – 0,9%.

Sementara itu, ada empat sektor yang masih mempertahankan penguatan, yakni utilities 1,36%, consumer cyclicals 0,55%, energy 0,46%, dan basic materials 0,39%.

Beralih ke konstituen saham, seiring dengan sektor financial yang menjadi beban, terpantau empat perbankan big caps menjadi laggard IHSG paling banyak.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyeret turun IHSG sebanyak 17,37 poin, diikuti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 16,35 poin, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) 15,64 poin, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 6,97%.

IHSG tampaknya berbalik merana karena investor cenderung mulai merealisasikan keuntungannya pasca IHSG yang sudah menguat selama empat hari beruntun.

Di lain sisi, IHSG melemah di tengah inflasi AS terbaru yang tumbuh sesuai dengan ekspektasi pasar. Semalam waktu Indonesia, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan lalu tumbuh 2,7% secara tahunan (year-on-year/yoy), dari sebelumnya pada Oktober lalu yang tumbuh 2,6%.

Sedangkan secara bulanan (month-to-month/mtm), IHK AS pada November lalu tumbuh 0,3%, dari sebelumnya pada Oktober lalu yang tumbuh 0,2%.

Data IHK AS pada bulan lalu, baik secara tahunan dan bulanan sudah sesuai dengan ekspektasi pasar sebelumnya. Konsensus pasar Trading Economics sebelumnya memperkirakan IHK AS pada November tumbuh 2,7% (yoy) dan 0,3% (mtm).

Adapun inflasi inti, tidak termasuk biaya pangan dan energi tumbuh 3,3% (yoy) pada November lalu, masih sama dengan periode Oktober lalu yang juga tumbuh 3,3% dan juga sudah sesuai dengan prediksi pasar sebelumnya.

Sedangkan IHK inti bulanan tumbuh 0,3% (mtm) pada November 2024, sama seperti pada Oktober 2024 yang juga tumbuh 0,3% dan angka IHK inti bulanan juga sudah sesuai dengan ekspektasi pasar.

Dengan tumbuhnya inflasi sesuai prediksi, maka pasar berharap bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) akan menurunkan suku bunga acuan pinjaman jangka pendeknya sebesar seperempat poin persentase saat pertemuan terakhirnya di tahun ini yakni pada 18 Desember.

Berdasarkan perangkat CME FedWatch, probabilitas pasar yang memperkirakan pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh The Fed pada pertemuan pekan depan nyaris mencapai 100%, yakni naik menjadi 98,6%, dari sebelumnya sekitar 86% pada Selasa kemarin.

Tahun Depan Produksi Bioetanol RI Bisa Nambah 30.000 KL, Ini Sumbernya

Infografis, Kenalan Sama Bioetanol, Jagoan BBM Ramah Lingkungan Pertamina

PT Pertamina New and Renewable Energy (PNRE), Subholding Power & NRE dari PT Pertamina (Persero), mengungkapkan bahwa pihaknya akan menambah produksi bioetanol hingga 30 ribu kilo liter (kl) yang ditargetkan paling cepat akan tercapai pada 2025 mendatang.

Bioetanol sendiri merupakan salah satu bahan bakar nabati sebagai campuran untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin. Saat ini, bahan baku bioetanol di Indonesia berasal dari molase atau tetes tebu.

CEO Pertamina NRE John Anis mengatakan, target tambahan bioetanol pada tahun 2025 atau awal tahun 2026 tersebut bisa diproduksikan dari pabrik bioetanol perusahaan bekerja sama dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) di Glenmore Banyuwangi, Jawa Timur.

“Kami di Glenmore itu ada 30 ribu kilo liter yang bisa kita produksikan. Itu mudah-mudahan bisa segera kita produksikan tahun depan atau di awal 2026,” bebernya pada sesi panel diskusi Anugerah Dewan Energi Nasional (DEN) 2024 di Jakarta, Rabu (11/12/2024).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan terobosan untuk bisa memproduksikan bioetanol di dalam negeri sebagai bahan campuran BBM, salah satunya untuk mengurangi jumlah impor BBM di Indonesia.

“Jadi memang betul kami berharap tetap bisa mencari terobosan bagaimana tidak berkompetisi dengan pangan. Tapi tetap bisa memberikan kontribusi untuk energi, terutama untuk bioetanol ini,” katanya.

Pertamina NRE berkomitmen untuk bisa terus berkontribusi dalam menjamin ketahanan energi nasional.

Tak tanggung-tanggung, terkait urusan ini, Pertamina NRE akan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) untuk mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) sebesar US$ 6,3 miliar atau Rp 98 triliun (kurs Rp 15.571) hingga tahun 2029.

Jumlah tersebut sembilan kali lebih banyak dari capex saat ini yang tercatat sebesar US$ 700 juta.

Saat ini Pertamina NRE sendiri tengah memiliki rencana kerja untuk membangun bioetanol baru dengan kapasitas 30 ribu kilo liter per tahun. Rencana ini menjadi bagian dari strategi perusahaan yang telah mendapat amanah oleh induk usahanya PT Pertamina (Persero) dalam mempercepat proses transisi energi.

“Kita kembangkan plan baru yang ada di Banyuwangi. Kita scaleup kapabilitas bioetanol, ada peluang besar dengan pengusaha nasional, tidak hanya pengurangan emisi co2,” jelas Direktur Manajemen Risiko Pertamina NRE Iin Febrian dalam Rakornas REPNAS 2024 di Jakarta, Senin (14/10/2024).

Implementasi bioetanol sebagai campuran BBM telah dimulai oleh Pertamina melalui peluncuran produk Pertamax Green 95 dengan campuran bioetanol 5% (E5) pada tahun 2023 lalu. Langkah ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) di sektor transportasi melalui penyediaan Bahan Bakar Nabati (BBN).

Pemerintah mendorong penggunaan bioetanol sebagai bahan bakar transportasi dengan harapan langkah ini dapat mengurangi impor BBM nasional, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan GDP, serta berkontribusi pada penurunan emisi dalam jangka panjang. Langkah ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel).

Perlu diketahui, saat ini terdapat empat produsen yang mampu memproduksi bioetanol fuel grade dengan total kapasitas sekitar 63.000 kl per tahun.

Persebaran produsen bioetanol masih terkonsentrasi di wilayah Jawa dan Sumatera bagian selatan.

Empat produsen bioetanol di Tanah Air antara lain:

1. PT Indonesia Ethanol Industry di Lampung Tengah, dengan kapasitas 20.000 kl per tahun.

2. PT Madu Baru di DI Yogyakarta, dengan kapasitas 3.000 kl per tahun.

3. PT Melinda Raya Industrial di Malang, Jawa Timur, dengan kapasitas 10.000 kl per tahun.

4. PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Mojokerto, Jawa Timur, dengan kapasitas 30.000 kl per tahun.

Tanpa Status Ibu Kota, Jakarta Sesakti Apa?

Pengunjung menyaksikan tayangan video mapping di kawasan Monas Jakarta Indonesia pada 23 April 2023. Bertepatan dengan libur Idul Fitri, Pemprov DKI Jakarta menggelar Pekan Kegiatan Monas 2023 yang ditandai dengan tayangan video mapping. (Eko Siswono Toyudho/Anadolu Agency via Getty Images)

Jakarta kini tak lagi menyandang Daerah Khusus Ibukota (DKI) tetapi berganti nama menjadi Daerah Khusus (DK). Keputusan tersebut mulai berlaku sejak Presiden RI, Prabowo Subianto Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pemindahan Ibu Kota ke Nusantara.

Hal ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 151 Tahun 2024 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta atau DKJ, yang diteken Presiden Prabowo Subianto, (30/11/2024).

Alhasil penamaan jabatan untuk Gubernur dan wakilnya, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD), serta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), yang semula melekat pada Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, atau yang berasal dari daerah pemilihan provinsi DKI Jakarta. Setelah diterbitkannya Undang-Undang tentang IKN, sehingga perlu adanya perubahan nomenklatur jabatan.

Berikut ini daftar perbedaan UU Nomor 2 Tahun 2024 dan UU Nomor 151 Tahun 2024 khususnya pada pasal 70A, 70B, 70C, dan 70D.

Bersamaan dengan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKJ memiliki kewenangan khusus dalam mengatur beberapa aspek penting dalam kawasan Jakarta. Untuk diketahui, kewenangan khusus adalah kewenangan yang dimiliki oleh Provinsi Daerah Khusus Jakarta terkait pelaksanaan fungsi sebagai Pusat Perekonomian Nasional dan Kota Global. Lebih lanjut, Pemprov DKJ juga diberikan kewenangan khusus soal urusan pemerintahan dan kelembagaan.

Kewenangan Khusus DKJ Urusan Pemerintahan

Terdapat 15 kewenangan khusus DKJ urusan pemerintahan, mulai dari pekerjaan umum dan penataan ruang hingga ketenagakerjaan.

a. pekerjaan umum dan penataan ruang;

b. perumahan dan kawasan permukiman;

c. penanaman modal;

d. perhubungan;

e. lingkungan hidup;

f. perindustrian;

g. pariwisata dan ekonomi kreatif;

h. perdagangan;

i. pendidikan;

j. kesehatan;

k. kebudayaan;

1. pengendalian penduduk dan keluarga berencana;

m. administrasi kependudukan dan pencatatan sipil;

n. kelautan dan perikanan; dan

o. ketenagakerjaan.

Kewenangan Khusus DKJ Kelembagaan

Hal yang dicakup yaitu penetapan susunan organisasi dan tata kerja pemerintahan di Provinsi Daerah Khusus Jakarta.

Kewenangan Khusus di bidang kelembagaan ini meliputi penetapan jenis dan tipe; jumlah; dan susunan perangkat daerah, sesuai dengan kebutuhan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta.

Ketentuan lebih lanjut mengenai Kewenangan Khusus di bidang kelembagaan akan diatur dengan Peraturan Daerah setelah mendapatkan persetujuan Menteri dan pertimbangan tertulis dari menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang aparatur negara.

Subbidang 15 Kewenangan Khusus DKJ

Setiap kewenangan khusus memiliki subbidang yang diliputinya. Berikut ini subbidang setiap kewenangan khusus yang diliputi: