
Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan memantau 21 titik kemacetan yang terjadi di wilayahnya untuk segera diurai demi kenyamanan pengguna jalan.
“Dari 21 itu kemacetan terparah terjadi di Jalan TB Simatupang,” kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernard Octavianus Pasaribu kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Bernard mengatakan titik itu menjadi macet lantaran adanya kegiatan proyek galian.
Selain proyek galian, hujan deras yang mengguyur sejak pagi turut memperparah kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan.
Beberapa titik kemacetan lainnya terpantau di Jalan Ciledug Raya, Jalan Mampang Prapatan Raya (perempatan Mampang 7–8), Jalan Moh. Kahfi II–Lenteng Agung Raya, serta di depan Sekolah Avicenna.
Kemudian kemacetan juga terjadi di Jalan Lenteng Agung Raya, tepatnya di depan Stasiun Universitas Pancasila, Stasiun Lenteng Agung Barat, dan Stasiun Tanjung Barat di jalur Lenteng Agung Raya Barat.
“Sedangkan ruas jalan lainnya mengalami kemacetan karena adanya galian dan peningkatan volume kendaraan,” ucapnya.
Sejumlah personel Sudin Perhubungan Jakarta Selatan dikerahkan untuk membantu mengurangi kemacetan di titik-titik tersebut.