Jalan Tol JORR 2 Bakal Punya Rest Area Pertama, Disini Lokasinya

Badan Usaha Jalan Tol PT Cimanggis Cibitung Tollways telah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Cimanggis - Cibitung Seksi 2B Segmen Nagrak - Cibitung, dan telah dilakukan Uji Laik Fungsi (ULF). (Dok. BPJT)

PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) selaku pemegang konsesi Jalan Tol Cimanggis-Cibitung berencana untuk membangun Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau Rest Area di KM 63 Jalan Tol Cimanggis-Cibitung.

Direktur Utama CCT Indar Barung mengatakan, Rest Area KM 63 pada Jalan Tol Cimanggis-Cibitung akan menjadi Rest Area pertama di jaringan Jalan Tol JORR 2 sepanjang 112 KM. “Pembangunan Rest Area KM 63 telah dimandatkan oleh pemerintah kepada kami dan diharapkan keberadaannya dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan operasional jalan tol secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek Standar Pelayanan Minimal (SPM) sehingga dapat memberikan manfaat lebih bagi masyarakat pengguna jalan tol” ungkapnya.

Rest Area KM 63 akan dibangun di lahan yang sudah dibebaskan seluas masing-masing kurang lebih 6 Ha yang berada di jalur A dan B KM 63 Jalan Tol Cimanggis-Cibitung di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Pembangunan dan pengelolaan Rest Area KM 63 nantinya akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga dengan lelang terbuka yang mengedepankan prinsip transparansi dan tata kelola yang baik.

CCT mengaku pembangunan ini menjadi bagian dari inisiasi Jalan Tol Hijau (Green Toll Road) di Indonesia. Untuk itu, pembangunan dan pengelolaan Rest Area KM 63 akan memperhatikan pemenuhan aspek pembangunan berkelanjutan seperti pemanfaatan bahan bangunan ramah lingkungan, penggunaan energi terbarukan, penyediaan stasiun pengisian daya kendaraan listrik (SPKLU), pengolahan limbah, dan penyediaan area terbuka hijau.

Tetap Siaga! Potensi Munculnya Ular Saat Musim Hujan

Ilustrasi Ular (mark broadhurst from Pexels)

Hampir seluruh Indonesia sudah mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dengan durasi yang cukup lama, membuat beberapa daerah mulai mengalami bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Bahkan, bencana hidrometeorologi di Indonesia semakin masif terjadi. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengatakan, hal ini karena dampak dari laju pemanasan global semakin cepat terjadi.

Berbeda dari beberapa abad lalu, laju pemanasan global masih lambat dan butuh waktu ratusan bahkan jutaan tahun. Karena itu, dia mengingatkan, perlu segera melakukan perubahan perilaku.

“Pemanasan global semakin cepat. Sebelumnya butuh waktu ratusan ribu bahkan jutaan tahun,” katanya, dikutip Rabu (29/1/2025).

“Sekarang, dari tahun 1900 sampai tahun ini sudah capai kenaikan 1,5 derajat Celcius. Padahal kesepakatan dunia di Paris mengizinkan kenaikan 1,5 derajat Celcius tapi nanti di tahun 2100,” tambah Dwikorita.

Saat bencana banjir sudah mulai terjadi di beberapa daerah di Indonesia, masyarakat perlu mewaspadai adanya kemunculan ular yang biasanya terbawa oleh banjir. Bahkan, potensi munculnya ular di tengah-tengah masyarakat semakin besar seiring meningkatnya pemanasan global dan perubahan iklim.

Perubahan iklim, seperti kenaikan suhu dan cuaca tidak menentu, juga berpengaruh terhadap ular. Dikutip dari WHO (World Health Organization), perubahan iklim dan kemunculan ular memiliki keterkaitan.

Organisasi Kesehatan Dunia itu menyebut bahwa perubahan iklim hanya akan memperburuk masalah bagaimana ular berbagi tempat dengan manusia. Hal ini karena ular akan menggeser distribusinya seiring dengan meningkatnya suhu dan kejadian-kejadian ekstrem yang lebih sering terjadi.

Manusia akan mengubah praktik pertanian, sehingga akan ada tekanan lebih besar bagi ular untuk bermigrasi atau mengungsi. Akibatnya, kontak dan konflik antara manusia dengan ular diperkirakan akan menjadi lebih sering terjadi di beberapa wilayah

Ular merupakan kelompok reptilia tidak berkaki dan bertubuh panjang yang tersebar luas di dunia. Hewan ini kerap dikenal bahaya karena beberapa diantaranya memiliki bisa yang mematikan.

Namun, tidak semua ular memiliki bisa yang mematikan. Salah satunya yakni ular sanca. Meski tidak memiliki bisa, tetapi ular sanca tetap menjadi hewan yang mematikan karena memiliki kemampuan konstriksi yang efektif untuk membunuh mangsanya.

Ular sanca akan melilit tubuh mangsanya dengan erat, memadatkan cengkeramannya, dan membuat mangsanya mati lemas karena aliran darah dan pernapasannya terhenti.

Pada musim hujan, ular sanca cenderung lebih sering ditemukan karena mungkin habitat teresterialnya tergenang, maka ular akan keluar dari persembunyiannya untuk mencari tempat yang nyaman.

Sebagai satwa berdarah dingin, ketika kepanasan, maka ular harus masuk ke air. Untuk itu, ular harus bisa mengontrol suhu tubuhnya, jangan sampai melebihi batas suhu toleransi lingkungan, karena bisa mati.

Umumnya, ular sanca termasuk salah satu ular terbesar di dunia. Beberapa spesies ular sanca bisa tumbuh hingga 8-10 meter. Bahkan, rahang bawah ular sanca bisa terbuka lebar hingga sepuluh kali kepala manusia.

Dengan ukuran raksasanya, ular-ular tersebut bisa terhindar dari predator dan bisa memakan berbagai jenis hewan. Adapun ular sanca biasanya berburu mangsa di malam hari, seperti kadal, burung, dan mamalia kecil.

Mereka juga cenderung hidup di daerah tropis. Itulah kenapa, benua Asia jadi tempat tinggal banyak ular raksasa. Tak tanggung-tanggung, beberapa spesies ular terbesar di dunia dan ular terpanjang di dunia dapat ditemukan di Asia, terutama di Asia Tenggara.

Jenis Ular Terbesar di Dunia

Secara umum, ular-ular besar tersebut menghuni hutan. Namun tak jarang, mereka juga ditemukan di area pemukiman. Apalagi jika sudah memasuki musim hujan, sehingga potensi keluarnya ular-ular ini di pemukiman cukup besar.

1. Sanca Bodo (Python bivittatus)

Sanca bodo adalah ular sanca terbesar di dunia sekaligus spesies ular terbesar di Asia. Mengutip beberapa sumber, ular dengan nama ilmiah python bivittatus ini bisa tumbuh sepanjang 7 meter dan seberat 182,2 kilogram. Namun ular sebesar itu cukup jarang ditemukan, rata-rata panjang ular ini ada di angka 3 sampai 5 meter dengan berat 20 sampai 40 kg.

Tak cuma besar, ular ini juga punya badan yang gemuk dan berotot. Karena tidak berbisa, bentuk tubuhnya tersebut membantu sanca bodo untuk melilit mangsa dengan sangat kuat.Tubuhnya berwarna cokelat dan dipenuhi pola kotak-kotak layaknya jerapah, kepalanya berbentuk seperti berlian dengan pola panah di atasnya.

Penyebarannya cukup luas dan bisa ditemukan di Myanmar, Thailand, Indonesia, Malaysia, Vietnam, Nepal, Bhutan, Bangladesh, Laos, Kamboja, hingga China.

Mereka juga menjadi hewan invasif di Florida, Amerika Serikat (AS) dan memberikan efek buruk bagi ekosistem asli di sana. Ular ini juga perenang yang handal dan menghuni hutan, rawa, padang rumput, dan daerah dekat sungai.

2. Sanca Kembang (Malayopython Reticulatus)

Sanca kembang memang bukan ular terbesar di Asia, tetapi spesies ini adalah yang terpanjang. Memang tidak seberat sanca bodo, tetapi ular ini punya badan yang jauh lebih panjang, yaitu di angka 10 meter bahkan lebih.

Badannya juga lebih memanjang dan ramping. Karenanya, tak jarang sanca kembang juga memanjat pohon untuk mencari hewan seperti burung, kadal, atau monyet. Kulitnya juga punya warna cokelat muda yang dihiasi corak seperti batik atau bunga berwarna jingga, putih, dan hitam.

Selain itu, di bagian depan mulutnya, ular raksasa ini memiliki sensor pendeteksi panas yang memudahkannya mendeteksi mangsa di lebatnya hutan dan pepohonan.

Mangsanya sangat beragam. Mereka bisa memakan mamalia kecil, burung, monyet, babi, bahkan dalam beberapa kasus, sanca kembang sanggup memakan manusia.

Karena tidak berbisa ular ini mengandalkan giginya yang tajam dan lilitannya yang kuat membunuh mangsa. Mereka juga tersebar luas dan dapat ditemukan di India, Thailand, Malaysia, sampai Indonesia.

3. Sanca Batu India (Python Molurus)

Sanca batu india atau Python molurus merupakan kerabat dekat dari sanca bodo. Bahkan awalnya, kedua ular ini diklasifikasikan sebagai satu spesies.

Dahulu, sanca bodo merupakan subspesies dari sanca batu india dan punya nama ilmiah python molurus bivitattus. Akhirnya setelah dilakukan penelitian lebih lanjut diketahui bahwa keduanya merupakan spesies yang berbeda.

Pada 2009, pemisahan spesies antara sanca bodo dan sanca batu india dilakukan. Namun, karena kekerabatannya yang dekat, kedua ular ini punya ciri fisik yang serupa.

Keduanya sama-sama berwarna cokelat, tapi pola di tubuh sanca batu india lebih acak dan tidak mengotak seperti di tubuh sanca bodo. Ukuran sanca batu india lebih kecil, yaitu dengan panjang di angka 4 sampai 6 meter.

Seperti namanya, sanca batu india juga lebih suka berada di bebatuan, padang rumput, savana, hutan terbuka, dan terkadang berada di dekat perairan. Pakistan, India, Bangladesh, Nepal, dan Sri Lanka jadi habitat alami ular tidak berbisa ini.

4. Sanca Patola (Simalia Amethistina)

Sanca patola merupakan ular tidak berbisa yang bisa tumbuh hingga sepanjang 4 meter dengan bobot mencapai 15 kilogram.

Mereka juga salah satu ular raksasa yang bisa ditemukan di Pulau Papua dan Australia. Ular ini merupakan hewan arboreal dan kerap ditemukan bertengger di dahan atau ranting pohon.

Sebagai ular arboreal tentunya ular ini punya tubuh yang ramping, panjang, dan otot yang kuat. Mereka juga sangat suka memakan hewan-hewan seperti burung, tupai, kelelawar, dan reptil kecil.

Ular dengan nama ilmiah simalia amethistina ini punya perpaduan warna hitam, cokelat, dan jingga yang sangat menawan. Sisiknya juga halus dan akan memancarkan warna pelangi terang jika terkena sinar matahari, karenanya ia sangat populer sebagai peliharaan.

Namun karena hal ini sanca patola sering diburu dan menyebabkan populasinya kian menurun. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin ular eksotis ini akan punah di kemudian hari.

5. Sanca Papua (Apodora Papuana)

Sesuai namanya, ular sanca ini banyak ditemukan di Pulau Papua, tepatnya di Indonesia dan Papua Nugini. Ular ini dapat tumbuh hingga mencapai panjang 4,3 meter.

Warnanya cukup beragam mulai dari cokelat, abu-abu, sampai hitam. Warna tersebut juga punya fungsi, yaitu untuk membantu ular ini bersembunyi dan berkamuflase di bawah bebatuan, kayu, dan rerumputan di hutan dan savana.

Secara khusus, sanca papua hanya memakan mamalia kecil. Ia juga merupakan predator penyergap yang akan berdiam diri sembari menunggu mangsanya mendekat.

Tokoh & Ekonom Dunia Siap Kupas Hal Ini di BRI Microfinance Outlook

BRI Microfinance Outlook 2025

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)berkomitmen dalam mendukung pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai motor penggerak utama ekonomi nasional.

Hal tersebut dibuktikan lewat penyelenggaraan BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang keenam kalinya, di ICE BSD City Nusantara pada 30 Januari sampai 2 Februari 2025. Tidak hanya itu, dalam event tersebut juga gelar seminar menarik yakni BRI Microfinance Outlook 2025 dengan tema “Empowering the People’s Economy: A Pillar for Achieving Inclusive & Sustainable Growth“.

Menariknya, pada acara tersebut BRI akan menghadirkan Paul Romer. Ia adalah ekonom Amerika yang dianugerahi Hadiah Nobel Ekonomi pada 2018 lalu. Penghargaan ini diraih atas kontribusinya terhadap pemahaman tentang pertumbuhan ekonomi jangka panjang dan hubungannya dengan inovasi teknologi.

Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari menjelaskan, kehadiran Paul Romer menjadikan BRI Microfinance Outlook 2025 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Akan ada peraih Nobel Prize, Paul Romer. Nanti kita akan minta dia untuk bagaimana mengeksplorasi rakyat yang di Indonesia, grassroot dalam kerangka mereka bisa beradaptasi dengan perubahan,” terangdia dalam Press Conference BRI UMKM EXPO(RT) 2025, beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, karya Romer menyoroti bagaimana kemajuan teknologi yang membantu mempertahankan pertumbuhan ekonomi dari aktivitas ekonomi manusia. Di samping itu Romer menunjukkan bahwa pertumbuhan yang terus-menerus memerlukan intervensi pemerintah melalui investasi dalam penelitian dan pengembangan serta dan undang-undang kekayaan intelektual.

Selain Paul Romer, acara ini juga akan dihadiri pakar dan ahli ekonomi dari dalam dan luar negeri, seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy, serta Chief Economist of Asian Development Bank Albert Francis Park.

Tidak ketinggalan, hadir juga Head of Regional Client Services at Women’s World Banking Harsha Rodrigues, Mereka akan berbagi pandangan terkait strategi untuk memperkuat keuangan inklusif.

“Ada lagi Albert Francis Park dari Chief Economist of Asian Development Bank. Kita minta dia untuk mengeksplorasi pentingnya pembiayaan. Saya yakin nanti adause casedari negara lain,” imbuhSupari.

Donald Trump Blak-Blakan Siap Bakar Lebih Banyak Batu Bara, Kenapa?

A pile of coal is seen at a warehouse of the Trypillian thermal power plant, owned by Ukrainian state-run energy company Centrenergo, in Kiev region, Ukraine November 23, 2017. Picture taken November 23, 2017. REUTERS/Valentyn Ogirenko

Donald Trump kembali membuat pernyataan kontroversial terkait kebijakan energi dengan menyebut batu bara sebagai sumber energi penting bagi Amerika Serikat. Dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Trump mengusulkan pembangunan pembangkit listrik baru yang dapat menggunakan batu bara sebagai cadangan energi, terutama untuk memenuhi kebutuhan listrik dari perkembangan kecerdasan buatan.

Mengutip The New York Times, Trump mengklaim AS memiliki cadangan batu bara terbesar di dunia yang dapat diandalkan jika terjadi gangguan pada pasokan gas dan minyak.

“Mereka bisa menggunakan apa saja sebagai bahan bakar, termasuk batu bara yang bersih,” ujar Trump dalam forum tersebut, seraya menambahkan bahwa pembangkit listrik harus siap menghadapi peningkatan permintaan listrik dalam beberapa tahun mendatang.

Namun, fakta menunjukkan bahwa penggunaan batu bara di AS telah mengalami penurunan drastis dalam dua dekade terakhir. Pada 2023, batu bara hanya menyumbang 16 persen dari total kebutuhan listrik AS, kalah jauh dibandingkan gas alam, energi terbarukan, dan nuklir yang lebih efisien dan murah.

Sebuah laporan pada 2023 mengungkapkan bahwa 99 persen pembangkit listrik tenaga batu bara di AS lebih mahal dioperasikan dibandingkan penggantinya dari energi terbarukan. Meski demikian, Trump bersikeras bahwa batu bara tetap relevan, terutama sebagai solusi darurat jika jaringan energi lain terganggu.

Rencana Trump juga bertentangan dengan tren global yang menuju transisi energi bersih. Uni Eropa telah mencatat penurunan penggunaan bahan bakar fosil ke level terendah dalam sejarah, sementara energi surya dan angin berhasil melampaui batu bara sebagai sumber energi utama di wilayah tersebut.

Di AS sendiri, data menunjukkan bahwa sekitar 51 pembangkit listrik tenaga batu bara dijadwalkan pensiun pada 2040. Permintaan listrik memang diprediksi naik 20 persen pada 2035, namun para ahli menilai kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh sumber energi yang lebih ekonomis seperti angin, matahari, dan baterai penyimpanan.

David Pomerantz, Direktur Energy and Policy Institute, menyebut klaim Trump sebagai langkah mundur dalam transisi energi. “Batu bara adalah salah satu sumber energi paling mahal yang masih ada, dan tidak diperlukan untuk memenuhi permintaan energi baru,” ujarnya.

Meski demikian, kelompok industri batu bara optimistis terhadap masa depan sektor ini di bawah kepemimpinan Trump. Emily Arthun, CEO American Coal Council, menyebut pemerintahan Trump dapat membuka peluang ekspor batu bara dan membangun pembangkit kecil sebagai tambahan kapasitas energi nasional.

Namun, para ahli tetap skeptis terhadap masa depan batu bara. Sean O’Leary, peneliti senior Ohio River Valley Institute, menilai batu bara secara fundamental tidak kompetitif dibandingkan sumber energi lain. “Sebagian besar kebutuhan energi yang tidak dapat dipenuhi angin atau matahari akan ditopang oleh gas alam, bukan batu bara,” tegasnya.

Langkah Trump yang tetap mengandalkan bahan bakar fosil juga berpotensi menghambat daya saing AS dalam transisi energi global. Saat China memimpin produksi teknologi energi bersih, AS justru menghadapi risiko tertinggal dalam era baru yang semakin meninggalkan ketergantungan pada batu bara dan bahan bakar fosil lainnya.

singa4d

Ini yang akan Terjadi Jika Kabur dari Utang Pinjol

Utang Pinjol Menggunung Gen Z & Milenial Paling Demen Ngutang

Kasus gagal bayar (galbay) sering terjadi dalam pinjaman online (Pinjaman Online) sering terjadi. Lantas jika disengaja, apa risiko yang akan ditanggung nasabah?

Kebanyakan masyarakat yang sengaja melakukan galbay pindarnya dikarenakan keterbatasan keuangan, manajemen keuangan yang buruk, kurangnya pemahaman tentang persyaratan pinjaman hingga ketidakmampuan dalam mengelola utang dengan baik dan bijak dari pinjaman daring.

Seiring dengan maraknya penggunaan pinjol, galbay menjadi istilah yang kian populer di media sosial seperti di YouTube atau telegram. Bahkan, beberapa konten kreator ada yang menyerukan untuk melakukan galbay pada pinjaman online (pinjol).

Ketua ICT Watch Indriyatno Banyumurti menyebut, hal ini dapat menimbulkan konsekuensi bagi nasabah, seperti denda yang semakin besar, gangguan psikologis akibat utang yang menumpuk, hingga ancaman hukum.

Indriyatno juga menyebut bahwa konten galbay memang cenderung akan lebih cepat viral karena bersifat negatif. Dengan demikian, perlu adanya edukasi finansial bagi konsumen fintech pindar.

“Kenapa sih ada promosi gagal bayar (Galbay)? Perlu disampaikan juga konten-konten untuk meng-counter konten tersebut. Bahwa kalau memang berniat gagal bayar, sampai diniatkan seperti itu, ini ada risiko hukumnya lho,” ungkap Indrayatno dalam kanal Youtube podcast FintechVerse 360kredi, dikutip Minggu (26/1/2025).

Selain risiko hukum, galbay juga berdampak pada penurunan skor kredit SLIK OJK bagi penggunanya. Hal ini dapat mengakibatkan kesulitan dalam pengajuan kredit seperti pembelian kendaraan bermotor atau kredit rumah.

“Jadi jangan anggap enteng bahwa sekedar melepaskan tanggung jawab, menghindari bayar ke fintech lending (pindar) kemudian hidup tenang.” ucap Indriyatno.

Saat ini terdapat 97 perusahaan penyelenggara pinjaman daring (pindar) yang legal berizin OJK. Adapun OJK mencatat outstanding pembiayaan pinjaman daring per November 2024 mencapai Rp75,60 triliun. Pencapaian ini tumbuh sebesar 27,32% Year on Year (YoY).

Sementara itu, tingkat risiko kredit macet secara agregat (TWP90) naik ke angka 2,52% pada November 2025. Sebelumnya, TWP90 pada Oktober 2024 tercatat sebesar 2,37%.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Komersial IdScore Wahyu Trenggono yang mengatakan, setiap individu harus menjaga dan melakukan pengecekan rekam jejak kredit atau skor kredit untuk menghindari kesulitan mendapatkan pendanaan.

“Credit skoring. Harus kita jaga, karena dampaknya sangat luas. Nanti tak bisa dapat kerja, susah cari kerja, cari jodoh juga susah kalau nilai jelek,” ujarnya dalam acara AFPI Journalist Workshop and Gathering di Bandung, Rabu (22/1).

Kas138

Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

Enam planet utama—Mars, Jupiter, Uranus, Neptunus, Venus, dan Saturnus—yang akan berbaris dalam parade planet yang menakjubkan. (Tangkapan Layar/TIL Creatives)

Enam planet utama tata surya akan berada dalam posisi berjejer mulai tanggal 21 Januari hingga 21 Februari 2025. Hal ini dilaporkan oleh Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA, Rabu (22/1/2025).

Dalam pemaparannya, NASA menjelaskan, peristiwa langka yang ramai disebut Parade Planet ini dapat diamati dengan mata telanjang untuk Venus dan Saturnus di Barat Daya, Jupiter di atas kepala, dan Mars di Timur. Sementara Uranus dan Neptunus memerlukan teleskop untuk melihatnya.

Puncak dari fenomena ini diramalkan terjadi pada 29 Januari 2025. Berjejernya sejumlah planet ini akan menciptakan ilusi garis lurus jika dilihat dari Bumi.

Selain daya tarik visualnya, garis ini membawa implikasi astrologi yang signifikan dan akhirnya mempengaruhi tanda-tanda zodiak dengan cara yang mendalam. Pasalnya, dalam astrologi, setiap planet melambangkan energi tertentu, dan parade ini mengintensifkan pengaruh kolektifnya.

Berikut sejumlah zodiak yang beruntung dalam fenomena ini sebagaimana dirangkum Lifestyle Asia dan dikutip Economic Times:

1. Pisces (19 Februari – 20 Maret)

Diperintah oleh Neptunus, Pisces adalah salah satu zodiak paling beruntung selama parade planet ini. Tema intuisi, pertumbuhan emosional, dan mimpi akan mendominasi figur-figur yang masuk dalam perbintangan Pisces.

Hal ini pun menjadikan parade ini waktu yang ideal bagi Pisces untuk fokus pada pertumbuhan pribadi dan spiritual. Mewujudkan dengan kejelasan dan niat dapat menghasilkan terobosan yang signifikan.

2. Taurus (20 April – 20 Mei)

Parade planet akan membantu orang berzodiak Taurus meningkatkan pengambilan keputusan, mengubah upaya menjadi hasil yang menguntungkan. Orang-orang Taurus juga didorong untuk melakukan eksplorasi usaha baru dan menghadapi tantangan dengan percaya diri selama periode ini.

3. Leo (23 Juli – 22 Agustus)

Orang berzodiak Leo akan menemukan diri mereka dalam perjalanan menemukan jati diri. Keselarasan ini mendorong introspeksi dan menumbuhkan pertumbuhan spiritual. Tema-tema tentang mencintai diri sendiri, penyembuhan, dan transformasi batin akan menjadi pusat perhatian, membantu orang Leo muncul lebih kuat dan lebih bijaksana.

4. Capricorn (22 Desember – 19 Januari)

Orang Capricorn, yang diperintah oleh Saturnus, akan merasakan keharmonisan dan kehangatan selama keselarasan ini. Dikenal karena kerja keras mereka, periode ini memungkinkan mereka untuk fokus pada keluarga dan hubungan, menikmati cahaya kebersamaan dan kasih sayang.

Yang kurang beruntung

1. Aries (21 Maret – 19 April)

Dengan Mars, planet penguasa Aries, mengalami kemunduran hingga 23 Februari, tanda yang berapi-api ini mungkin dapat diartikan sebagai penundaan dan frustrasi. Orang Aries harus menghindari memulai proyek baru dan fokus pada kesabaran dan introspeksi selama parade ini.

2. Aquarius (20 Januari – 18 Februari)

Aquarius perlu berhati-hati dalam mengelola keuangan dan hubungan. Keselarasan ini dapat memaksa mereka untuk mengakhiri hubungan tertentu, yang menyebabkan ketidaknyamanan sementara.

Naik 38,7%, Pendapatan PertaLife Insurance Sentuh Rp1,25 T di 2024

Direksi & Jajaran Manajemen PertaLife Insurance menyampaikan paparan kinerja di acara Media Gathering, di Bogor, Jumat, (24/1/2025). (Dok. Mentari Puspadini)

PT Perta Life Insurance (PertaLife Insurance) mencatatkan peningkatan pendapatan premi 38,72% secara tahunan (yoy) sepanjang 2024.

Mengutip laporan keuangan, PertaLife melaporkan pendapatan premi sebesar Rp1,25 triliun per 31 Desember 2024. Sementara di tahun sebelumnya, PertaLife membukukan laba sebesar Rp902,72 miliar.

Di samping pendapatan dari underlying, PertaLife mencatatkan hasil investasi sebesar Rp142,68 miliar. Angka ini telah naik 13,59% dari sebelumnya Rp153,8 miliar.

Di saat yang sama, jumlah beban klaim dan manfaat PertaLife ikut terkerek 30,97% ke angka Rp1,11 triliun. Adapun jumlah bebannya tercatat sebesar Rp1,29 triliun.

Hal ini pun membuat laba setelah pajak PertaLife tercatat sebesar Rp82,84 miliar pada akhir tahun 2024. Laba ini terkontraksi 13,82%, dari posisi sama tahun sebelumnya Rp96,13 triliun.

Direktur Utama PertaLife Insurance, Hanindio W. Hadi mengatakan, kendati secara tahunan turun, namun laba PertaLife telah melampaui 8,85% target Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP) 2024.

“Nah target RKAP tahun lalu pun 2023 lebih rendah dari 2024. Tapi kenapa kita bisa exceed target? ini karena investasi ada windfall dan premi ada windfaall. Di bulan Desember itu ada satu produk yang nambah pendapatan ratusan miliar,” ungkap Hanindio, dalam media Gathering, di Bogor, Jumat, (24/1/2024).

Lebih jauh, Direktur Keuangan Pertalife Sigit Panilih mengatakan, tahun 2024 dihadapkan oleh tantangan iklim investasi dan penyesuaian strategi bisnis.

“Investasi kita di 2024 oke, tapi gak sebesar 2023. Kedua, karena hasil underwriting itu sebenarnya so-so aja, 2024 kita balancing antara captive dan non captive, kita masuk produk asuransi kesehatan dan kita awali pasar non captive, ini tentunya sangat kompetitif untuk dapet grossing itu kita harus dapet tender. Jadi tetp profit tapi profitnya tipis,” kata Sigit.

Sementara itu, aset PertaLife tercatat sebesar Rp3,11 triliun. Adapun ekuitas dan liabilitasnya tercatat masing-masing sebesar Rp591,27 miliar dan Rp2,52 triliun

Dalam 5 Tahun, Konsumsi Listrik RI Diramal Naik Hingga 6,9%

Arus lalu lintas di jalan utama melewati menara transmisi listrik di Teheran pada 16 Desember 2024. Iran telah menghentikan operasi di beberapa pembangkit listrik karena kekurangan bahan bakar yang diperparah oleh meningkatnya permintaan selama cuaca dingin. (Photo by ATTA KENARE / AFP)

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membeberkan bahwa permintaan dan konsumsi listrik nasional akan mengalami kenaikan hingga 6,9% per tahun. Kenaikan itu akan terjadi dalam kurun waktu atau hingga 2029.

“Demand listrik dan konsumsi listrik per kapita diproyeksikan naik secara signifikan khususnya pertumbuhan pada periode lima tahun pertama yaitu 2025-2029 diperkirakan konsumsi listrik mencapai rata-rata 6,9% per tahun,” beber Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XII DPR RI, Jakarta, Kamis (23/1/2025).

Yuliot menyebutkan target kenaikan pertumbuhan listrik tersebut untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi dalam negeri sebesar 8% hingga tahun 2029 mendatang. Meningkatnya konsumsi listrik akan didorong dari porsi bauran energi baru terbarukan (EBT).

“Hal ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada tahun 2029. Untuk penambahan suplai listrik disiapkan dengan mengoptimalkan pembangkit berbasis EBT,” tambahnya.

Target konsumsi listrik sudah diselaraskan dengan penetapan dalam Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang dihitung per 10 tahun.

Di samping itu, Indonesia juga menargetkan pertumbuhan konsumsi listrik per kapita mencapai 5.038 Kilo Watt hour (KWh) hingga tahun 2060 mendatang.

Bukan tanpa alasan, Yuliot menyebutkan hal itu seperti merujuk pada konsumsi listrik per kapita di Inggris pada tahun 2023 lalu yang mencapai 4.333 kWh dan Jerman 6.060 kWh.

“Jadi sehingga kami melihat dengan adanya rencana yang ditetapkan dalam RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik) ini masih mengacu kepada konsumsi listrik pada negara-negara maju,” katanya.

RUKN 2025-2060 itu, lanjut Yuliot, sudah ditetapkan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada 29 November 2024 lalu melalui Keputusan Menteri ESDM No. 314.K-TL.01-L.2024.

Detailnya, Yuliot menyebutkan RUKN yang berlaku saat ini disusun berdasarkan 4 tahapan yakni:

Pertama, menghitung kapasitas infrastruktur existing, pembangkit dan transmisi, serta rencana proyek di setiap daerah sebagai baseline.

Kedua, demand listrik dihitung per region termasuk demand kawasan industri, kawasan ekonomi khusus, hilirisasi, sentra kelautan, perikanan, dan destinasi pariwisata prioritas.

Ketiga, mengoptimalkan pemanfaatan potensi energi baru terbarukan atau EBT di setiap region.

Keempat, perhitungan penambahan kapasitas pembangkit dan transmisi bauran energi kebutuhan bahan bakar dan emisi.

Ada yang ‘Nakal’ Soal Izin Lahan, Begini Ancaman Prabowo..

Pengantar Presiden Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna, Kantor Presiden, 22 Januari 2025

Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung perusahaan “Nakal” yang melanggar izin terkait penggunaan lahan. Menurutnya ia sudah memberikan arahan kepada jajaranya untuk melakukan tindakan tegas.

“Kemudian saya juga sudah memberi keputusan pada unsur penegak hukum, Jaksa Agung, BPKP, Kapolri dan Panglima TNI untuk menegakkan hukum dan aturan khususnya bagi perusahaan-perusahaan yang melanggar ketentuan-ketentuan pertanahan dan hutan, ketentuan-ketentuan Kita Harus dipatuhi, tidak ada yang memiliki perlakuan khusus,” kata Prabowo, saat Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Rabu (22/1/2025).

Menurut Prabowo mewanti bagi perusahaan yang sudah diberi kesempatan berkali-kali untuk menyelesaikan kewajibannya, namun tidak melaksanakannya. Ia berjanji akan melakukan pencabutan izin usaha.

“Bagi mereka yang sudah diberi kesempatan berkali-kali untuk menyelesaikan kewajiban-kewajibannya dan tidak melakukan ya pemerintah akan melaksanakan kewajibannya mencabut izin dan menguasai kembali lahan-lahan tersebut, apalagi lahan-lahan itu adalah hutan lindung dan sebagainya. Jadi ini juga langkah yang akan kita laksanakan,” kata Prabowo.

Trump Resmi Jabat Presiden AS, Begini Ramalan Rupiah di 2025

Pekerja pusat penukaran mata uang asing menghitung uang Dollar AS di gerai penukaran mata uang asing Dolarindo di Melawai, Jakarta, Senin (4/7/2022). (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Nilai tukar rupiah diperkirakan akan melanjutkan tren pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat sepanjang 2025. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan global, khususnya AS.

“Kita masih tertekan sampai kapan ini masih menunggu the Fed rencananya hanya menurunkan sekali saja 2025,” kata Direktur Riset Bidang Keuangan, CORE Indonesia Etikah Karyani dalam konferensi pers, Selasa (21/1/2025)

Semakin kecilnya kemungkinan penurunan suku bunga acuan AS karena inflasi diperkirakan masih tetap tinggi. Seiring dengan kebijakan ekspansif dari Presiden AS Donald Trump.

“Masih tetep (isunya) inflasi walaupun sudah terkendali tapi diluar negeri di AS tenaga kerja masih belum baik baik saja,” jelasnya.

Penurunan suku bunga BI pada awal tahun 2025 menjadi 5,75% juga diluar ekspektasi pasar. Menurut Etikah, ini akan membuat imbal hasil surat utang di Indonesia tidak terlalu menarik bagi investor.

“Market yang kaget market melihat prediksinya sedikit lebih tinggi namun tiba-tiba turun,” terang Etikah.

Terkait dengan kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang lebih ketat, menurut Etikah tidak membantu penguatan rupiah dengan signifikan.

Kini rupiah bertengger pada sekitar level Rp16.300 per dolar AS. Etikah memperkirakan dalam setahun ke depan rupiah bergerak pada level Rp16.000-17.000 per dolar AS.

map4d