
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Vancouver bersama Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) mempromosikan budaya dan kuliner Nusantara lewat Indonesian Festival 2025.
“Festival ini bukan hanya perayaan budaya Indonesia, tetapi juga simbol persahabatan dan jembatan antara masyarakat Indonesia dan Kanada. Kami ingin masyarakat luas dapat merasakan semangat kemerdekaan Indonesia melalui musik, tari, dan kuliner,” kata penjabat Konjen Pinardi Priambodo.
Melalui siaran pers KJRI Vancouver di Jakarta, Rabu, disebutkan bahwa Indonesian Festival menjadi puncak perayaan HUT RI ke-80 sekaligus bertujuan untuk memperkenalkan keragaman budaya dan kuliner Indonesia kepada masyarakat Kanada.
Acara tahunan yang berlangsung pada Minggu di pusat Kota Vancouver itu juga menjadi wadah penting untuk mempererat hubungan antar komunitas Indonesia yang berada di wilayah pantai barat Kanada.
Lebih dari 10.000 pengunjung memadati area Vancouver Art Gallery yang menjadi lokasi Indonesian Festival 2025.
Kehadiran perwakilan dari konsulat negara sahabat, pemerintah dan asosiasi bisnis setempat serta komunitas masyarakat di Vancouver diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Kanada, khususnya di bidang budaya, perdagangan, dan pariwisata, seperti dikutip.
Penampilan seni tari, musik tradisional, dan beragam kuliner khas Indonesia seperti masakan padang, soto betawi, mi ayam, es kopi Indonesia, dan jajanan pasar tradisional tersaji dalam festival tersebut. Adapula workshop kelas wayang, batik, dan pencak silat.
Sementara itu, promosi produk kreatif Indonesia di antaranya kerajinan tangan batik, perhiasan, dekorasi rumah, busana, hingga produk kecantikan, juga diharapkan dapat membuka peluang bisnis baru bagi UMKM lokal dengan pelaku usaha di Kanada.
Disebutkan bahwa total transaksi Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari Rp1,03 miliar, menunjukkan besarnya antusiasme publik Vancouver terhadap kuliner dan produk kerajinan Indonesia.