Wamenkum: Kemajuan Teknologi Tuntut Hukum Bersikap Adaptif!

Wamenkum: Kemajuan Teknologi Tuntut Hukum Bersikap Adaptif!

Wamenkum: Kemajuan Teknologi Tuntut Hukum Bersikap Adaptif!

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum)  Edward Omar Sharif Hiariej, mengatakan secara komprehensif kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi itu tidak bisa dihindari. Namun dapat diantisipasi di berbagai bidang termasuk, dalam persoalan penegakan hukum, termasuk hukum administrasi.

Hal itu diungkapkannya saat menjadi keynote speaker seminar internasional bertajuk “Law Enforcement of Government Actions in the Digital Age” di Gedung Universitas Jayabaya Jalan Pulomas Selatan,  Jakarta, Rabu (21/1/2026).

“Kita tahu persis bahwa pemerintah sejak beberapa tahun terakhir ini sudah memperkenalkan e-government,”ujar Edward.

Eddy –panggilan akrabnya — menambahkan, mulai dari persoalan pengerjaan barang dan jasa, pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat semua sudah berbasis teknologi.

“Di dalam lingkung peradilan saya tahu persis bahwa banyak sekali peraturan Mahkamah Agung yang sudah mengantisipasi kemajuan di bidang teknologi,” ujar Eddy.

Khususnya kata Eddy dalam menangani perkara termasuk di dalamnya adalah perkara-perkara perdata.

“Dan KUHAP yang baru juga sudah mengantisipasi kemajuan teknologi dengan adanya satu bab khusus terakhir, yaitu sistem peradilan pidana berbasis teknologi informasi,” ujarnya.

“Inilah yang kita lakukan untuk bagaimana beradaptasi dengan kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Eddy memaparkan,  fungsi dari hukum selain untuk mengatur tata kehidupan, fungsi untuk menyelesaikan sengketa.

“Fungsi melindungi untuk mencegah kesemenangan negara terhadap individu, fungsi yang lainnya dari hukum itu adalah fungsi adaptatif. Hukum harus beradaptasi dengan perkembangan zaman,”pungkasnya.

https://outsidecontrol.com

Korupsi Bupati Bekasi, KPK Periksa Ajudan Ade Kuswara Hingga Sekda

Korupsi Bupati Bekasi, KPK Periksa Ajudan Ade Kuswara Hingga Sekda

Korupsi Bupati Bekasi, KPK Periksa Ajudan Ade Kuswara Hingga Sekda

 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan orang saksi dalam perkara dugaan korupsi terkait penyidikan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Seluruh saksi dipanggil pada Rabu (21/1/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan mereka yang dipanggil terdiri dari ajudan Bupati Bekasi, aparatur sipil negara (ASN) hingga kalangan swasta.

Mereka yang diperiksa penyidik adalah Muhammad Reza  (Ajudan Bupati Bekasi), Arief Firmansyah (Karyawan Swasta), Endin Samsudin (Sekda Kabupaten Bekasi), Romli Romliandi (Dewas Pengawas PDAM), Endung Mulyadi (Wiraswasta), Ilan Setiawan (Wiraswasta), Suwaji (Wiraswasta) dan Yuda Nugraha (Staf Sarjan).

“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dalam dugaan TPK terkait suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” tutup Budi.

Sekadar informasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara Kunang (ADK) sebagai tersangka suap izin proyek. Ade ditetapkan tersangka bersama sang ayah, HM Kunang (HMK) dan SRJ selaku pihak swasta pemberi suap.

Kera4d

Tiga Penambang di Bogor yang Hilang Tidak Ditemukan, Tim SAR Tutup Operasi Pencarian

Tiga Penambang di Bogor yang Hilang Tidak Ditemukan, Tim SAR Tutup Operasi Pencarian

Tiga Penambang di Bogor yang Hilang Tidak Ditemukan, Tim SAR Tutup Operasi Pencarian

Tim SAR menutup operasi pencarian terhadap tiga orang yang diduga hilang akibat melakukan penambangan di kawasan PT Antam UBPE Pongkor, Kabupaten Bogor. Operasi pencarian ditutup pada Selasa, 20 Januari 2026.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari mengatakan,  tim sempat turun ke lokasi galian untuk mencari korban. Namun upaya itu tidak membawa hasil positif hingga akhirnya dilakukan penutupan operasi pencarian.

“Setelah Tim Rescue kami yang terdiri Kantor SAR Jakarta dan Basarnas Special Group (BSG) melakukan penyisiran sampai titik terakhir lokasi korban, dan hasilnya tidak ditemukan adanya korban maupun tanda-tanda lainnya sesuai dengan searching area yang kami tentukan sesuai keterangan saksi,” kata Desiana, Rabu (21/1/2026).

Desiana memaparkan bahwa upaya pencarian dilakukan dengan membagi Tim atau Search and Rescue Unit/SRU menjadi dua. SRU I bertugas melakukan penyisiran di lubang galian penambangan berdasarkan informasi dari saksi yang terakhir melihat posisi ketiga korban.  Sedangkan, SRU II sebagai unsur medis berada di luar penambangan tersebut.

Kedalaman galian mencapai lebih kurang 200 meter dengan diameter lebar 50-70 CM. Tim Rescue dengan menggunakan Alat Pelindung Diri(APD) lengkap dengan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA), Alat detektor Gas, dan Peralatan SAR untuk di ruang terbatas masuk ke area galian tersebut.

Sebelum ditutup, Tim Rescue sempat melakukan debriefing dan evaluasi Operasi SAR dengan stakeholder terkait serta saksi dan juga keluarga korban. Dihasilkan simpulan bahwa Operasi SAR dinilai tidak efektif dan dapat dilakukan penutupan operasi karena korban tidak ditemukan.

kera4d

Parah! Oknum Guru SDN di Tangsel Beri Uang Rp5 Ribu Usai Cabuli Siswa di Sekolah

Parah! Oknum Guru SDN di Tangsel Beri Uang Rp5 Ribu Usai Cabuli Siswa di Sekolah

Oknum Guru SDN di Tangsel Beri Uang Rp5 Ribu Usai Cabuli Siswa di Sekolah

 Polisi mengungkap ulah oknum guru YP (54), pelaku pencabulan terhadap siswa SDN di Serpong, Tangerang Selatan, Banten memberikan uang kepada korban. Pelaku memberikan sejumlah usai melakukan aksinya.

“Kalau diimingi-mingi secara eksplisit tidak, namun memang dari terduga pelaku ini setelah melakukan pelecehan seksual terhadap anak, dia memberikan uang untuk uang jajan sekitar dari Rp5 ribu hingga Rp10 ribu,” kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan dikutip Rabu (21/1/2026).

Wira menyebut YP melakukan pencabulan saat berada di sekolah. Tindakan pencabulan YP sudah berlangsung sejak 2023.

Dia mengatakan, korban-korban yang telah teridentifikasi atas ulah bejat oknum guru cabul tersebut adalah anak laki-laki.

“Untuk sementara korban yang teridentifikasi adalah laki-laki. Untuk modus, memang si pelaku atau terduga pelaku ini melakukan pelecehan terhadap anak di bawah umur dilakukan di lingkungan sekolah,” ujar dia.

Wira menambahkan, jumlah korban masih mungkin bertambah. Untuk itu dia meminta bagi korban untuk tidak segan untuk melapor.

“Kita juga berkolaborasi dengan para wali murid dan pihak sekolah dimana kita sangat membuka luas untuk para korban yang sementara ini belum melaporkan ataupun belum memberitahu kepada pihak sekolah untuk segera melaporkan kepada kami ke Satreskrim Polres Tangsel,” ujarnya.

https://uniquepatterns.com

Bertemu PM Inggris, Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Maritim hingga Pendidikan

Bertemu PM Inggris, Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Maritim hingga Pendidikan

Presiden Prabowo Subianto bertemu PM Inggris Keir Starmer (Foto: Biro Pers Setpres)

 Indonesia dan Inggris sepakat memperkuat kerja sama di bidang maritim dan pendidikan. Kesepakatan tersebut disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto usai bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Kantor PM Inggris, London, Selasa, 20 Januari 2026.

Pertemuan ini merupakan bagian dari kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Inggris yang bertujuan memperdalam hubungan bilateral serta memperkuat kemitraan strategis kedua negara. Presiden Prabowo disambut langsung oleh PM Starmer setibanya di Kantor Perdana Menteri Inggris. 

Keduanya sempat melakukan sesi foto bersama sebelum menggelar pertemuan tertutup (tête-à-tête) dalam suasana yang hangat dan konstruktif.

Prabowo mengapresiasi sambutan pemerintah Inggris dan menyebut kunjungan kerjanya berlangsung produktif. Ia juga mengungkapkan telah melakukan sejumlah pertemuan penting, termasuk dengan pihak industri maritim.

“Saya bertemu dengan CEO Babcock. Kami sepakat melanjutkan kemitraan maritim yang sangat penting dan strategis bagi pembangunan ekonomi maritim Indonesia,” ujar Prabowo.

Korban Meninggal Bencana Sumatera 1.199 Orang, 144 Hilang

Korban Meninggal Bencana Sumatera 1.199 Orang, 144 Hilang

Korban Meninggal Bencana Sumatera 1.199 Orang, 144 Hilang (Dok Okezone)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan terbaru dari bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, dalam perkembangan terkini, tidak terdapat penambahan jumlah korban jiwa maupun korban hilang akibat bencana hidrometeorologi basah di tiga provinsi tersebut. 

“Total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 1.199 orang. Sementara korban hilang sebanyak 144 orang,” kata Abdul, dikutip Senin (19/1/2026). 

Jumlah penduduk terdampak yang masih berada di lokasi pengungsian menurun dari sebelumnya 154.973 jiwa menjadi 135.696 jiwa. 

“Pergerakan jumlah pengungsi ini mencatat adanya pengurangan di Kabupaten Aceh Tamiang sebanyak 19.988 jiwa, serta penambahan di Kabupaten Nagan Raya sebanyak 711 jiwa,” ujarnya. 

Upaya percepatan pembangunan hunian sementara (huntara), pembukaan dan pembersihan akses jalan dan jembatan, serta pemulihan kawasan permukiman terus ditingkatkan agar wilayah terdampak semakin kondusif untuk dihuni kembali. 

“Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim gabungan yang terdiri dari pemerintah daerah, TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya,” ucapnya. 

Cekcok Gara-Gara Cipratan Air, Wanita Ini Dianiaya Pengendara Motor

Cekcok Gara-Gara Cipratan Air, Wanita Ini Dianiaya Pengendara Motor

Cekcok Gara-Gara Cipratan Air, Wanita Ini Dianiaya Pengendara Motor (Ilustrasi/Freepik)

 Seorang perempuan berinisial AP mengalami luka pada bagian muka karena dipukul pengendara inisial YJ. Peristiwa itu dipicu cipratan air yang menggenangi Jalan Kramat Jaya Raya, Koja, Jakarta Utara atau depan Jakarta Islamic Centre.

Kapolsek Koja, Kompol Andri Suharto, menjelaskan korban AP, bersama kekasihnya inisial MF awalnya melintas di ruas jalan tersebut. Hal ini berbarengan dengan pelaku YJ.

“Terus kemudian berbarengan di sebelahnya dengan pelaku YJ. Yang mana pelaku YJ ini ngebut dan pada saat itu adalah habis banjir. Jadi kedua pasangan ini terciprat air dari motor si pelaku (YJ) dan mengenai wajah AP,” kata Andri kepada wartawan, dikutip Jumat (16/1/2026).

Korban yang tak terima terkena cipratan itu akhirnya terlibat cekcok dengan pelaku. Cekcok ini berujung perkelahian dengan kekasih korban.

Ketika pelaku hendak memukul MF, ternyata pukulan itu mengenai wajah korban. Alhasil korban mengalami luka pada bagian hidung dan bibir.

AS Tangguhkan Pemrosesan Visa Imigran dari 75 Negara, Berikut Daftarnya

AS Tangguhkan Pemrosesan Visa Imigran dari 75 Negara, Berikut Daftarnya

Ilustrasi.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Rabu (14/1/2026) mengatakan akan menangguhkan pemrosesan visa imigran untuk warga negara dari 75 negara, termasuk Afghanistan, Iran, Rusia, dan Somalia, yang dianggap oleh pemerintahan Trump kemungkinan akan membutuhkan bantuan publik saat tinggal di Amerika Serikat.

Dikatakan bahwa petugas konsuler AS telah diinstruksikan untuk menghentikan permohonan visa imigran dari negara-negara yang terdampak sesuai dengan perintah yang lebih luas yang dikeluarkan pada November, yang memperketat aturan seputar calon imigran yang mungkin menjadi “tanggungan publik” di AS.

Langkah ini didasarkan pada larangan imigrasi dan perjalanan sebelumnya oleh pemerintahan terhadap hampir 40 negara dan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Presiden Donald Trump untuk memperketat standar masuk AS bagi warga negara asing.

“Pemerintahan Trump mengakhiri penyalahgunaan sistem imigrasi Amerika oleh mereka yang ingin mengambil kekayaan dari rakyat Amerika,” kata departemen itu dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir Associated Press.

Rel Terendam Banjir, KRL Cikarang Hanya Sampai Stasiun Kampung Bandan-Angke

Rel Terendam Banjir, KRL Cikarang Hanya Sampai Stasiun Kampung Bandan-Angke

KRL

 Hujan deras mengguyur kawasan DKI Jakarta dan sekitarnya, Senin (12/1/2026). Hujan turut membuat jalur rel di lintas Stasiun Angke–Kampung Bandan tergenang.

“Saat ini lintas Stasiun Angke–Kampung Bandan belum bisa dilalui perjalanan Commuter Line imbas tergenangnya jalur rel,” tulis akun resmi Commuter Line @CommuterLine, Senin (12/1/2026).

Akibat tergenangnya jalur ini, perjalanan Commuter Line Cikarang pun tak bisa dilewati. Seluruh perjalanan Commuter Line Cikarang hanya akan berhenti di Stasiun Kampung Bandan dan Stasiun Angke.

“Perjalanan Commuter Line Cikarang hanya sampai Stasiun Kampung Bandan dan Stasiun Angke untuk kembali ke Bekasi/Cikarang via Pasar Senen atau Manggarai,” tulis akun tersebut.

Petugas KAI Commuter juga mengimbau pengguna KRL untuk mengutamakan keselamatan.

“Tetap utamakan keselamatan dan selalu ikuti arahan dari petugas,” pungkasnya.

Polisi Terima Pelaporan Pandji Pragiwaksono, LBH Jakarta: Ancam Ruang Demokrasi

Polisi Terima Pelaporan Pandji Pragiwaksono, LBH Jakarta: Ancam Ruang Demokrasi

Pandji Pragiwaksono (Foto: IG)

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menyayangkan sikap kepolisian yang menerima laporan sejumlah masyarakat terhadap komika Pandji Pragiwaksono. LBH Jakarta menilai diterimanya laporan tersebut berpotensi mengancam demokrasi.

“LBH Jakarta menyoroti dengan pertanyaan serius mengapa Polri mau menerima laporan yang secara nyata mengancam ruang demokrasi dan berpotensi mengekang kritik publik,” ujar Pengacara Publik LBH Jakarta, Daniel Winarta, Jumat (9/1/2026).

Menurut Daniel, laporan polisi ini tidak boleh dipandang sekadar sebagai prosedur administratif dalam perkara biasa. Sebaliknya, laporan tersebut dinilai sebagai pintu masuk potensial untuk mengkriminalisasi kebebasan berekspresi dan berpendapat, yang merupakan hak fundamental dan dijamin oleh UUD 1945 serta berbagai instrumen HAM nasional maupun internasional.

“Lebih jauh, terdapat indikasi motif janggal di balik laporan ini, yang tampak lebih bersifat politis atau represif daripada sekadar perlindungan hukum objektif,” ungkap

Daniel menilai laporan tersebut menimbulkan kecurigaan yang tidak semata-mata berkaitan dengan konten materi komedi yang disampaikan Pandji. Lebih dari itu, laporan ini terlihat sebagai upaya menekan kritik, membungkam opini publik, serta mengintimidasi seniman yang bersuara kritis.

“Memproses laporan semacam ini berpotensi memberi kesan bahwa Polri lebih fokus mengawasi ekspresi dan pendapat publik daripada menegakkan hukum yang substansial,” tegas Daniel.

Ia menambahkan, sikap semacam ini tidak hanya mengalihkan perhatian dari penanganan kasus-kasus kriminal nyata yang merugikan masyarakat, tetapi juga memperkuat persepsi bahwa kebebasan berekspresi dan berpendapat dapat dipolitisasi dan dijadikan alat tekanan.